Chikal Catering

Chikal Catering Review: Acara dan Pelayanan

Sudah baca part pertama tentang Chikal Catering Review? Kalau belum, silahkan baca dulu untuk mengetahui tips-tips jika ingin menggunakan Chikal sebagai vendor acara pernikahan.

Di tulisan kali ini saya akan memberikan ulasan kinerja Chikal pada hari H pernikahan saya. Supaya lebih enak bacanya, saya akan bagi per masing-masing detail acara.

CATERING

Untuk soal makanan hampir seluruh tamu komentarnya baik. Dari segi rasa memang Chikal juaranya. Bahkan komentar para tamu yang buat saya jadi ngerasa puas, seperti: “biasanya di tempat lain gak pernah cobain semua makanan, ini dicobain semua karena enak”.

Alhamdulillah juga makanan gak kekurangan dan juga berlebih. Pokoknya pas.

Saya sendiri sih gak cobain semuanya pada hari H, karena makan udah jam 1 dan perut rasanya gak enak (karena telat makan). Tapi saya bisa kasih tahu menu-menu apa saja yang ada di hari pernikahan saya:

  • Nasi Putih
  • Nasi Goreng
  • Sop Daging Kacang Merah
  • Daging Dendeng Balado
  • Ayam Kodok
  • Ikan Dabu-Dabu
  • Cah Sapo Tahu Seafood
  • Salad Mix
  • Kerupuk Udang
  • Buah Potong
  • Pudding Potong
  • Ovaltine + Jus Jambu + Fruit Fun
  • Aneka Snack
  • Air Mineral

Plus menu pondokannya adalah:

  • Bakwan Malang
  • Dim-Sum
  • Sate Ayam + Lontong
  • Aneka Pasta ( Potato Chicken Cheese & Fetuccini )
  • Bebek Peking
  • Zupa Soup
  • Soto Betawi
  • Kambing Guling
  • Es Cream

Di antara semua menu, saya rekomendasikan Ikan Dabu-Dabu. Karena jarang sekali saya melihat menu Manado di acara pernikahan. Kebetulan suami ada darah Manado jadi pas sekali kami memilih menu yang enak ini. Selain itu dendeng balado dan zupa soupnya juga enak.

Pokoknya kalau soal rasa, Chikal memang juara.

MAKEUP & BUSANA

Vendor ini masih dari Chikal sendiri. Dimana Chikal punya banyak koleksi busana pengantin serta busana orang tua dan penerima tamu. Coba aja deh main ke kantornya, bakalan lihat dua ruangan besar penuh dengan baju (itu belum di lantai atasnya lagi).

Chikal Catering

Untuk akad saya memilih kebaya modern warna putih dengan kain batik. Suami pun ikut pakai baju putih plus peci.

Chikal Catering

Sedangkan untuk resepsi saya menggunakan kebaya modern warna pink dengan aksen silver. Masih juga menggunakan kain. Kalau mau dijadikan gaun juga sepertinya bisa. Tapi saya menolak karena ingin ada aksen Indonesia aja 😀

Semua pakaian pengantin sudah termasuk perhiasan, bunga di sanggul, dan selop. Istilahnya kalau pengantin itu semua udah disiapin sama Chikal.

Sedangkan untuk orang tua, paket pernikahan sudah termasuk kebaya untuk wanita dan pakaian untuk pria plus bawahannya. Inilah yang saya suka dari Chikal karena paketnya lengkap. Dimana semua vendor catering yang sudah saya temui hanya menyediakan kain untuk ibu capeng saja.

Begitupula dengan riasan, semua sudah dengan Chikal. Saya juga bisa memilih perias sendiri, dan pilihan saya adalah Mbak Anggi.

Chikal Catering

Saya rekues ke Mbak Anggi riasan yang sederhana dan simpel. Tidak mau heboh kayak riasan pengantin jaman dulu. Untuk rambut juga rekues yang biasa saja supaya fokusnya ke muka saya, bukan ke sasakan rambut yang tebal 😛

Chikal Catering

Secara hasil riasan sebenarnya saya suka dengan riasan Mbak Anggi. Beberapa teman juga komentar kalau saya kelihatan manglingi dan cantik (cieee). Tapi sebenernya sih saya gak peduli orang mau ngomong apa, selama saya merasa puas maka tidak masalah.

Chikal Catering

Namun ternyata kalau dilihat secara detail saya tidak suka dengan shading-nya yang kontras sekali. Ini terlihat di semua hasil foto dimana saya menghadap samping. Seperti ada belang di sisi pipi. Duuuh sebel banget deh.

Selain itu keluarga ada beberapa kurang sreg dengan kinerja tim make up yang mengecewakan. Seperti soal koordinasi tim serta hanya sekali rambut saya dirapikan saat acara resepsi.

Namun semua kritik dan saran kami sudah sampaikan kepada Bu Sri untuk perbaikan.

DEKORASI

Chikal Catering

Dekorasi masih juga menggunakan jasa Chikal sendiri. Dari awal saya menyerahkan sepenuhnya dekorasi ke Chikal. Saya hanya memilih bentuk panggung dan tema warna saja.

Chikal Catering

Panggung saya menggunakan gebyok putih dengan aksen air mancur di belakang kursi orang tua. Sayangnya saya kecewa sekali dengan gebyok putih beserta beberapa dekor furnitur yang berwarna putih yang kalau dilihat lebih dekat tidak dicat lagi. Jadi terlihat bekas kotornya.

Chikal Catering

Terlepas dari itu saya suka sekali dengan dekorasi keseluruhan karena terlihat cantik sekali dengan dominasi warna pink dan abu-abu. Ketika melihat hasil foto-foto temen yang berpose di acara pernikahan saya juga bagus-bagus. Pokoknya suka!

Oh iya! Semua taplak meja dan dekor dengan kain adalah baru lho! Spesial dari Bu Sri kayaknya hehehehe.

ENTERTAINMENT

Untuk urusan entertainment musik Chikal sepertinya bekerja sama dengan vendor lain. Karena saya diminta sendiri menghubungi koordinator musiknya. Saya mengontak Mas Dodi untuk info lagu-lagu yang ingin dinyanyikan saat acara.

Karena ayah saya adalah orang Batak, jadi rekues kami adalah harus bisa nyanyi lagu Batak. Khususnya saat iringan masuk (kirab), ayah saya ingin minta dinyanyikan lagu Borhat Ma Dainang yang liriknya berarti ucapan selamat jalan dari orang tua kepada anak perempuan yang akan menikah. Sedih deh pas tau artinya :'(.

Chikal Catering

Nah ini dia juga yang agak missed dengan pihak entertainer. Karena saya mau semua lagu termasuk lagu pengiring adalah dinyanyikan live plus akustik (sesuai dengan pilihan entertainment yaitu akustik). Namun di awal acara saat kami bersiap untuk masuk ke ruangan, sempat terdengar kalau mau pakai rekaman saja.

Ini dia kesalahan yang diakibatkan tidak adanya koordinasi secara keseluruhan dari Chikal. Hanya mengandalkan pengantin yang menghubungi vendor sendiri. Itulah kenapa sepupu saya (sebagai ketua koordinator dari pihak keluarga) sempat kesal karena seluruh vendor tidak bisa diajak ikut technical meeting.

Yang terparahnya adalah MC yang berubah pada hari H! Jauh-jauh hari sepupu yang kami tunjuk sebagai ketua acara sudah menelpon MC (yang pada saat itu adalah orang yang berbeda dengan yang akhirnya datang).

Karena keluarga kami dari Batak dan Sunda, maka kami rekues untuk tidak menggunakan MC dari Jawa. Maaf bukan bermaksud rasis, namun kami menghormati sesepuh dengan tidak menggunakan adat lain (makanya kita pilih tema nasional dengan beberapa sentuhan adat kami). Rasanya gak pas aja kalau MC-nya dari adat lain.

Dan di hari H datanglah MC lain yang logatnya pun Jawa kental.

Kami coba terima dan tetap jalan dengan biasanya. Tiba-tiba pada saat sungkeman sang MC menyanyikan lagu Jawa doooong! Mama saya sempat ditegur sama sesepuh karena kok tiba-tiba ada adat lain.

Namun dengan gentleman sang MC menghampiri saya untuk meminta maaf karena menurut dia sudah izin kepada keluarga calon suami yang berasal dari Jawa.

Saya menyampaikan kekecewaan kepada sang MC, karena yang bersangkutan harusnya koordinasi dengan sepupu saya dong (baca: ketua acara). Keluarga dari pihak laki-laki kebetulan tidak ikut urus acara, tentunya tidak tahu secara detail.

Balik lagi, itulah gunanya technical meeting.

FOTO & VIDEO

Di antara semua kinerja vendor yang membantu terlaksananya acara saya dan suami, bagian foto dan videolah yang patut diacungi jempol. Vendor untuk foto dan video, Chikal bekerja sama dengan Republika Foto.

Awalnya sempat khawatir karena melihat ulasan beberapa blog kalau kinerja dan hasil fotonya kurang bagus. Padahal menurut saya, timnya cukup solid dan membuat foto terlihat lebih bagus.

Saya dan suami yang sudah loyo tetap diberi semangat untuk bisa pose berbagai gaya. Dan hampir di setiap foto ayah dan ibu saya masuk ke dalam foto.

Kami juga dapat hasil foto dan videonya. Dihias dengan tempat foto dan video berbentuk koper kecil. Kami dapat 2 album foto dan DVD Video. Sayangnya kami harus menunggu hasilnya jadi sekitar 1 bulan.

Soal hasil foto, menurut saya biasa saja. Yahhh, kalau dibandingkan dengan kualitas fotografer profesional pernikahan yang lagi ngetren sekarang sih memang jauh. Tapi paling tidak beberapa momen tertangkap dengan baik.

PS: Semua foto di post ini adalah hasil foto Republika.


Satu kesimpulan yang bisa saya sampaikan kepada teman-teman yang nantinya akan memilih Chikal sebagai vendor acara pernikahannya adalah jangan ragu untuk bertanya dan kebal aja kalau karyawannya agak jutek kalau kita cerewet.

Menurut saya sah saja kok kalau cerewet, kita kan juga mau acara pernikahan kita menjadi lancar. Jangan lupa minta technical meeting dengan tim yang lengkap. Untuk meminimalisir kekecewaan pada saat acara.

Secara keseluruhan saya cukup puas dengan kinerja Chikal Catering. Soal makanan dan dekor dimana jadi poin penting dalam pernikahan sangat memuaskan. Sisanya di poin-poin lain memang butuh banyak perbaikan.

Orang tua saya pun menyampaikan kritik dan saran kepada Ibu Sri secara langsung. Dan ditanggapi dengan baik oleh Beliau. Bahkan katanya akan dijadikan evaluasi oleh Chikal.

Sukses terus untuk Chikal!

Advertisements

4 thoughts on “Chikal Catering Review: Acara dan Pelayanan

Terima kasih telah membaca blog post ini. Silahkan meninggalkan pesan yang sopan dan tidak mengandung SARA. Komentar tidak sesuai dengan aturan dan juga menaruh link hidup akan dimoderasi.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s